Tuesday, March 24, 2015

Foto-foto dari Darfur, Sudan


Hasil karya wartawan Foto Stuart Price memperlihatkan wajah dan lokasi konflik yang sangat rumit.



agen poker dan domino


agen poker online


Saat malam tiba, ketiga anak perempuan ini pulang ke rumah sementara mereka di kamp al-Salam. Mereka memiliki sikap dewasa meski belum berusia 10 tahun. Peperangan telah memaksa anak-anak Darfur untuk menjadi dewasa.



Kekerasan merupakan hal biasa di Darfur. Anak-anak ini berjalan melewat mobil tempur para pemberontak Tentara Pembebasan Sudan (SLA) tanpa perduli.


Warga menunggu ketibaan Presiden Sudan Omar al-Bashir. Pendukung kuatnya hadir untuk memujanya, sementara warga lain yang hadir hanya datang untuk menonton, ujar Price.


Para pejuang dari kelompok pemberontak Gerakan Keadilan dan Persamaan, JEM, duduk dan menghirup teh manis, di dekat perbatasan dengan Chad. Seekor kambing dipotong, dimasak dan dinikmati bersama tentara penjaga perdamaian.


Pasok makanan dan sumber lain sangat jarang sehingga kaum perempuan harus bergerak semakin jauh dari kamp yang tidak aman untuk mengumpulkan kayu bakar.


Perkosaan dipakai sebagai senjata perang. Puluhan ribu perempuan dan anak perempuan menjadi sasaran kekerasan seksual sejak krisis di Darfur pecah. Namun, upaya mengadili pelakunya hampir tidak pernah terjadi.


Tugas menjaga perdamaian di Darfut tidak mudah. Tidak ada perdamaian yang bisa dijaga agar kekal; dan misi itu sendiri beberapa kali menjadi sasaran serangan.


Sikap mengejar waktu tampak terasa saat badai pasir mendekati El Fasher, ibukota propinsi Darfur Utara. Bulan Juli adalah musim hujan yang diikuti dengan badai pasair. Dalam gambar ini terlihat angin karena pasir yang berterbangan.


Foto ini diambil dari atas helikopter yang akan mendarat. Di kejauhan tampak badai pasir bergerak. Tidak ada jalanan. Keadaan ini menggambarkan sebagian besar desa di Darfur terpencil dan terisolasi.


Saat musim hujan antara bulan Juni - September, wilayah Darfur menjadi hijau. Pemandangan dramatis seperti ini bisa terjadi sebentar, tergantung pada curah hujan, dan pemandangan ini hanya bisa bertahan beberapa hari saja.


Kuda adalah simbol kekayaan dan kekuasaan tetapi mereka juga binatang pekerja dan kondisi kerja kebanyakan sangat sulit. Jika merekat idak lagi berguna, kuda itu dibiarkan hingga mati.

 

poker dan domino online


poker online indonesia


poker online indonesia terpercaya

No comments:

Post a Comment